Syarat Utama Pendirian PT

Pendahuluan

Pendirian PT atau Perseroan Terbatas merupakan suatu bentuk badan usaha yang paling banyak diminati oleh para pelaku usaha di Indonesia. Sebagai badan usaha yang terpisah dari para pendiri, PT memiliki karakteristik yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelaku usaha. Namun, sebelum memutuskan untuk mendirikan PT, ada beberapa syarat utama yang harus dipenuhi. Berikut adalah penjelasannya.

1. Minimal Dua Orang Pendiri

Syarat utama pertama dalam mendirikan PT adalah minimal harus ada dua orang pendiri. Hal ini sesuai dengan Pasal 33 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang menyatakan bahwa PT harus didirikan oleh minimal dua orang pendiri. Kedua orang pendiri tersebut dapat berupa orang Indonesia maupun orang asing.

2. Mempunyai Nama Perseroan

Syarat utama kedua yang harus dipenuhi adalah PT harus memiliki nama perseroan yang unik dan berbeda dari PT lainnya. Nama perseroan harus terdiri dari tiga unsur, yaitu nama perseroan, jenis usaha, dan status badan hukum. Selain itu, nama perseroan juga tidak boleh mengandung unsur yang mengandung unsur kebohongan, kesesatan, atau mengandung unsur yang dapat merugikan pihak lain.

  Syarat Membuka CV atau PT di Depok

3. Memiliki Modal Awal

Syarat utama ketiga yang harus dipenuhi adalah PT harus memiliki modal awal yang cukup. Modal awal ini harus ditempatkan dalam bentuk saham dan minimal sebesar Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dengan setiap saham bernilai Rp 1.000,- (seribu rupiah). Modal awal ini juga harus disetor penuh oleh para pendiri PT.

4. Mempunyai Akta Pendirian

Syarat utama keempat dalam mendirikan PT adalah harus memiliki akta pendirian. Akta pendirian PT merupakan dokumen yang berisi perjanjian antara para pendiri PT untuk mendirikan PT bersama-sama. Akta pendirian harus dibuat dan ditandatangani oleh para pendiri PT dihadapan notaris.

5. Mengurus Izin Usaha

Syarat utama kelima yang harus dipenuhi adalah PT harus mengurus izin usaha. Setiap PT harus memiliki izin usaha yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia atau pejabat yang diberi kuasa. Izin usaha ini berfungsi untuk memberikan kepastian hukum atas kegiatan usaha yang dilakukan oleh PT.

6. Terdaftar di Sistem Administrasi Badan Hukum

Syarat utama keenam yang harus dipenuhi adalah PT harus terdaftar di Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH). SABH merupakan sistem yang dibuat oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang berfungsi untuk mendata badan hukum yang ada di Indonesia. Dengan terdaftar di SABH, PT akan memperoleh segala bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh negara.

  Aturan Pendirian PT

7. Membuat Surat Kuasa Khusus

Syarat utama ketujuh yang harus dipenuhi adalah PT harus membuat Surat Kuasa Khusus (SKK). SKK diperlukan apabila salah satu pendiri PT tidak dapat hadir saat proses pembuatan akta pendirian PT. Dalam SKK tersebut, pendiri PT dapat menunjuk orang lain untuk mewakilinya dalam proses pembuatan akta pendirian PT.

8. Memperoleh NPWP

Syarat utama kedelapan yang harus dipenuhi adalah PT harus memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). NPWP ini merupakan nomor identifikasi yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak kepada setiap badan usaha yang memenuhi syarat untuk menjadi subjek pajak.

9. Mengurus Surat Izin Gangguan

Syarat utama kesembilan yang harus dipenuhi adalah PT harus mengurus Surat Izin Gangguan (SIG) apabila melakukan kegiatan usaha yang berpotensi menimbulkan gangguan. SIG ini diperlukan untuk menjamin bahwa kegiatan usaha yang dilakukan oleh PT tidak merugikan pihak lain.

10. Mempunyai Struktur Organisasi

Syarat utama kesepuluh yang harus dipenuhi adalah PT harus mempunyai struktur organisasi yang jelas. Struktur organisasi ini disesuaikan dengan jenis usaha yang dijalankan oleh PT. Struktur organisasi PT terdiri dari direksi, dewan komisaris, dan rapat umum pemegang saham.

11. Mendaftarkan Tenaga Kerja

Syarat utama kesebelas yang harus dipenuhi adalah PT harus mendaftarkan tenaga kerja yang dimilikinya kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Pendaftaran tenaga kerja ini diperlukan untuk memperoleh perlindungan jaminan sosial bagi karyawan PT.

  Persyaratan Pendirian PT PMA 2023

12. Melaksanakan Pendaftaran Merek

Syarat utama keduabelas yang harus dipenuhi adalah PT harus melaksanakan pendaftaran merek. Pendaftaran merek ini diperlukan untuk memberikan perlindungan hukum terhadap merek yang dimiliki oleh PT.

Kesimpulan

Itulah beberapa syarat utama yang harus dipenuhi dalam mendirikan PT. Setelah memenuhi semua syarat tersebut, PT dapat didaftarkan ke Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Dengan didirikannya PT, para pendiri PT akan mendapatkan perlindungan hukum yang lebih kuat dan dapat memperoleh keuntungan yang lebih besar dalam menjalankan usahanya.

Novita Elisabeth Wowor

My Name Novita Elisabeth Wowor, Lulusan Sarjana Hukum yang berkecimpung di dunia kenotariatan sejak 2019.