Syarat Pendirian PT PMA 2020

Syarat Pendirian PT PMA 2020 | Artikel SEO

Jika Anda ingin memulai bisnis di Indonesia, membangun PT PMA bisa menjadi pilihan yang baik. PT PMA atau Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing adalah jenis perusahaan yang didirikan di Indonesia dengan kepemilikan asing. Pendirian PT PMA harus mematuhi beberapa syarat dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan membahas syarat-syarat pendirian PT PMA pada tahun 2020.

Persyaratan Pendirian PT PMA

Sebelum Anda memulai proses pendirian PT PMA, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Pertama, Anda harus memastikan bahwa kegiatan usaha yang ingin Anda jalankan di Indonesia dibuka untuk investasi asing. Beberapa jenis bisnis seperti sektor pertanian dan perkebunan hanya dibuka untuk investasi dalam negeri. Perusahaan ini juga harus memiliki legalitas bisnis seperti SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), TDP (Tanda Daftar Perusahaan), dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

Untuk mendirikan PT PMA di Indonesia, Anda juga harus menunjuk minimal satu orang direksi dan satu orang komisaris. Direksi dan komisaris ini bisa memiliki kewarganegaraan asing atau Indonesia. Namun, setidaknya satu direksi harus bermukim di Indonesia dan memiliki KTP atau izin tinggal terbatas.

Setelah Anda memastikan bahwa bisnis Anda cocok untuk investasi asing dan memiliki legalitas bisnis yang diperlukan, Anda perlu memilih jenis PT PMA. Ada beberapa jenis PT PMA yang bisa Anda pilih seperti PT PMA 100% asing atau PT PMA dengan kepemilikan campuran. Pastikan untuk memilih jenis PT PMA yang sesuai dengan bisnis Anda dan memperhatikan persyaratan kepemilikan saham yang berbeda untuk setiap jenis PT PMA.

  Syarat Mendirikan PMA 2023

Prosedur Pendirian PT PMA

Setelah memastikan bahwa bisnis Anda cocok untuk investasi asing dan telah memenuhi persyaratan pendirian PT PMA, Anda dapat memulai proses pendirian. Pertama, Anda perlu mengajukan permohonan prinsipal ke BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Permohonan ini bisa diajukan secara online atau langsung ke kantor BKPM. Setelah permohonan disetujui, Anda perlu mengajukan permohonan untuk akta pendirian ke notaris publik.

Setelah akta pendirian selesai, Anda perlu mengajukan izin usaha ke BKPM. Izin ini diperlukan untuk memperoleh NPWP, SIUP, dan TDP. Setelah izin usaha diberikan, Anda dapat mengajukan permohonan pembuatan akta pendirian ke Departemen Hukum dan HAM.

Pada tahap akhir, Anda perlu mengajukan permohonan ke Kementerian Hukum dan HAM untuk mendapatkan SK Kehakiman. Setelah SK Kehakiman dikeluarkan, Anda secara resmi diakui sebagai PT PMA dan bisa memulai bisnis Anda di Indonesia.

Persyaratan Lanjutan PT PMA

Setelah PT PMA didirikan, ada beberapa persyaratan lanjutan yang harus dipenuhi. Setiap tahun, PT PMA harus mengajukan laporan keuangan dan pajak. PT PMA juga harus memperhatikan aturan kepemilikan saham setiap saat dan memastikan bahwa kepemilikan saham tetap sesuai dengan persyaratan PT PMA.

PT PMA juga harus memperhatikan aturan tenaga kerja di Indonesia. PT PMA harus mempekerjakan minimal sepuluh karyawan dan harus memperhatikan peraturan tenaga kerja seperti pembayaran upah, jaminan sosial, dan hak-hak buruh lainnya.

  Persyaratan Membuat CV Perusahaan Bekasi

Kesimpulan

Memulai bisnis di Indonesia dengan mendirikan PT PMA bisa menjadi pilihan yang baik untuk investor asing. Namun, proses pendirian PT PMA membutuhkan waktu dan memerlukan pemenuhan persyaratan dan aturan yang ketat. Pastikan untuk memahami persyaratan dan prosedur pendirian PT PMA sebelum Anda memulai bisnis di Indonesia untuk memastikan kepatuhan hukum dan sukses bisnis Anda.

Novita Elisabeth Wowor

My Name Novita Elisabeth Wowor, Lulusan Sarjana Hukum yang berkecimpung di dunia kenotariatan sejak 2019.