Syarat Pendirian PT di Notaris

Pendahuluan

Pendirian PT (Perseroan Terbatas) melalui notaris merupakan cara yang umum dilakukan oleh para pengusaha untuk memulai bisnis mereka. Notaris bertanggung jawab dalam membuat akta pendirian PT dan memastikan bahwa semua persyaratan telah terpenuhi. Namun, sebelum memulai prosesnya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Artikel ini akan membahas syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mendirikan PT melalui notaris.

Identitas Pendiri

Salah satu syarat utama untuk mendirikan PT melalui notaris adalah identitas pendiri harus jelas dan sah. Identitas ini meliputi nama lengkap, alamat tempat tinggal, nomor KTP, dan nomor NPWP. Notaris akan memeriksa keabsahan dokumen identitas tersebut sebelum memproses pendirian PT.

Minimal Dua Pendiri PT

PT harus didirikan oleh minimal dua pendiri. Masing-masing pendiri harus memiliki saham minimal 1% dari modal dasar. Pendiri PT dapat berupa orang pribadi atau badan hukum seperti perusahaan atau yayasan. Dalam hal badan hukum menjadi pendiri, maka harus menunjukkan dokumen pendirian dan identitas dari badan hukum tersebut.

Modal Dasar dan Saham

Modal dasar harus ditetapkan secara jelas dalam akta pendirian PT. Modal dasar minimal adalah Rp50.000.000,- dan harus disetor penuh oleh pendiri PT. Saham harus dibagi secara proporsional sesuai dengan persentase modal yang disetor.

Alamat Usaha

PT harus memiliki alamat usaha yang jelas dan sah. Alamat usaha harus sudah terdaftar di instansi pemerintah terkait seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Notaris akan memastikan bahwa alamat usaha telah terdaftar sebelum membuat akta pendirian PT.

  Akta Pendiri Usaha Jakarta: Panduan Lengkap untuk Memulai Bisnis Anda

Keanggotaan Direksi dan Komisaris

PT harus memiliki pengurus yang terdiri dari Direksi dan Komisaris. Direksi bertanggung jawab dalam mengelola perusahaan, sedangkan Komisaris bertanggung jawab dalam mengawasi kinerja Direksi. Direksi dan Komisaris harus memiliki identitas yang jelas dan sah.

Surat Kuasa

Pendirian PT melalui notaris memerlukan surat kuasa tertulis yang ditandatangani oleh semua pendiri. Surat kuasa ini digunakan oleh notaris untuk mewakili para pendiri dalam membuat akta pendirian PT.

NPWP

Notaris akan meminta NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dari pendiri PT yang akan didirikan. NPWP diperlukan untuk keperluan administrasi perpajakan.

Surat Keterangan Domisili

Pendiri PT harus menyertakan surat keterangan domisili yang sah dan jelas. Surat keterangan ini harus dikeluarkan oleh pihak yang berwenang seperti RT atau RW setempat. Surat keterangan domisili harus mencantumkan alamat lengkap tempat usaha PT.

Surat Pengalaman Kerja

Notaris akan meminta surat pengalaman kerja dari Direksi dan Komisaris PT. Surat pengalaman kerja diperlukan untuk menunjukkan bahwa pengurus PT memiliki pengalaman dalam mengelola bisnis.

Pengesahan Akta Pendirian PT

Setelah semua persyaratan terpenuhi, notaris akan membuat akta pendirian PT. Akta pendirian PT harus disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Setelah pengesahan, PT resmi berdiri dan dapat memulai bisnisnya.

Kesimpulan

Mendirikan PT melalui notaris memerlukan persiapan dan persyaratan yang harus dipenuhi. Identitas pendiri, modal dasar dan saham, alamat usaha, keanggotaan direksi dan komisaris, surat kuasa, NPWP, surat keterangan domisili, dan surat pengalaman kerja adalah beberapa syarat penting yang harus dipenuhi. Dengan memenuhi syarat-syarat tersebut, PT dapat didirikan secara sah dan resmi melalui notaris.

  Akta Pendirian Perusahaan Dibuat Di Tangerang: Semua yang Perlu Anda Ketahui
Novita Elisabeth Wowor

My Name Novita Elisabeth Wowor, Lulusan Sarjana Hukum yang berkecimpung di dunia kenotariatan sejak 2019.