Syarat Membuat PT Baru di Bogor – Panduan Lengkap

Syarat Membuat PT Baru di Bogor – Panduan Lengkap

Pendahuluan

Apakah Anda ingin memulai bisnis di Bogor? Mungkin Anda perlu membuat PT baru? PT (Perseroan Terbatas) adalah bentuk badan hukum yang paling umum digunakan untuk menjalankan bisnis di Indonesia. PT memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi para pemilik bisnis. Namun, membuat PT baru bukanlah proses yang mudah dan bisa memakan waktu. Di artikel ini, kami akan membahas syarat dan prosedur membuat PT baru di Bogor.

Langkah-langkah Membuat PT Baru di Bogor

Berikut adalah langkah-langkah yang harus Anda ikuti untuk membuat PT baru di Bogor:

1. Memilih Nama PT

Langkah pertama adalah memilih nama PT Anda. Nama PT harus unik dan belum digunakan oleh perusahaan lain. Pastikan juga bahwa nama PT Anda tidak melanggar hak cipta atau merek dagang orang lain. Anda dapat mengecek ketersediaan nama PT di website Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Setelah menentukan nama PT, Anda perlu mendaftarkan nama tersebut ke Kemenkumham untuk mendapatkan pengesahan.

2. Menyiapkan Persyaratan Administrasi

Untuk membuat PT baru di Bogor, Anda perlu menyiapkan dokumen-dokumen administrasi seperti:

  • Surat Permohonan Pendirian PT
  • Akta Pendirian PT
  • Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tentang Pengesahan Nama PT
  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  • Izin Gangguan
  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  Syarat Pembuatan PT Baru Bogor

Pastikan Anda menyiapkan semua dokumen tersebut dengan benar dan lengkap sebelum mengajukan permohonan pendirian PT.

3. Mendaftarkan PT ke Kemenkumham

Setelah persyaratan administrasi lengkap, Anda dapat mengajukan permohonan pendirian PT ke Kemenkumham. Anda dapat mengajukan permohonan secara online melalui portal Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) atau secara langsung ke Kantor Kemenkumham Bogor. Permohonan akan diproses dalam waktu 3-7 hari kerja. Jika semua dokumen lengkap dan sesuai, Kemenkumham akan mengeluarkan Akta Pendirian PT.

4. Mendaftarkan PT di Kantor Notaris dan KPP

Setelah Akta Pendirian PT dikeluarkan, Anda perlu mendaftarkan PT Anda di Kantor Notaris dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Di Kantor Notaris, Anda perlu membuat Akta Pendirian PT dan melakukan pengesahan di hadapan notaris. Di KPP, Anda perlu mendaftarkan NPWP dan membayar pajak.

5. Mendaftarkan PT di Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM)

Jika bisnis Anda termasuk dalam kategori koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah, Anda perlu mendaftarkan PT Anda di Dinas KUMKM Bogor. Pendaftaran ini wajib dilakukan untuk mendapatkan izin usaha.

Syarat Membuat PT Baru di Bogor

Berikut adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk membuat PT baru di Bogor:

1. Minimal 2 Orang Pendiri

PT harus didirikan oleh minimal 2 orang pendiri. Pendiri dapat berupa orang perorangan atau badan hukum. Setiap pendiri harus memiliki saham minimal 1% dari modal dasar PT.

  Persyaratan Bikin PT Bogor

2. Modal Dasar Minimal Rp50 juta

PT harus memiliki modal dasar minimal Rp50 juta. Modal dasar adalah jumlah saham yang diterbitkan oleh PT. Setiap saham memiliki nilai nominal yang ditentukan dalam Akta Pendirian PT.

3. Memiliki Alamat Kantor di Bogor

PT harus memiliki alamat kantor di Bogor. Alamat kantor ini akan digunakan untuk mendaftar TDP dan SIUP.

4. Persyaratan Administrasi Lengkap

PT baru harus memenuhi persyaratan administrasi yang telah disebutkan sebelumnya, seperti Surat Permohonan Pendirian PT, Akta Pendirian PT, TDP, NPWP, SIUP, dan izin-izin lainnya.

Kesimpulan

Membuat PT baru di Bogor membutuhkan persiapan dan proses yang cukup panjang. Namun, dengan mengetahui syarat dan prosedurnya, Anda dapat mempercepat proses pendirian PT Anda. Pastikan Anda mempersiapkan semua dokumen dengan benar dan lengkap sebelum mengajukan permohonan ke Kemenkumham. Selamat mencoba!

Novita Elisabeth Wowor

My Name Novita Elisabeth Wowor, Lulusan Sarjana Hukum yang berkecimpung di dunia kenotariatan sejak 2019.