Prosedur Pendirian PT 2021

Apa Itu PT?

PT (Perseroan Terbatas) adalah bentuk badan hukum yang digunakan untuk melakukan kegiatan usaha. Badan hukum ini memiliki kelebihan di antaranya sebagai entitas yang terpisah dari pemiliknya, sehingga pemilik hanya bertanggung jawab atas jumlah saham yang dimilikinya. Selain itu, PT juga dapat memiliki modal besar dan dapat lebih mudah memperoleh kredit dari bank.

Syarat Pendirian PT

Untuk mendirikan PT, Anda harus memenuhi beberapa syarat, di antaranya adalah:1. Memiliki minimal dua orang pendiri.2. Mendaftarkan akta pendirian PT ke notaris.3. Menyampaikan pengesahan akta pendirian ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.4. Melakukan pengumuman pendirian PT di media massa.5. Mendaftarkan PT ke Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH).

Prosedur Pendirian PT

Prosedur pendirian PT terdiri dari beberapa tahap, yaitu:

1. Menentukan Nama PT

Langkah pertama dalam pendirian PT adalah menentukan nama perusahaan. Pastikan nama yang Anda pilih belum digunakan oleh perusahaan lain dan sesuai dengan ketentuan undang-undang. Sebelum memilih nama, lakukan pemeriksaan pada situs resmi Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU).

2. Membuat Akta Pendirian

Setelah menentukan nama PT, langkah selanjutnya adalah membuat akta pendirian. Akta pendirian ini dibuat oleh notaris. Dokumen akta pendirian akan menjelaskan tentang informasi perusahaan, di antaranya adalah nama perusahaan, alamat, tujuan perusahaan, jumlah saham, dan daftar pendiri.

  Persyaratan Pembuatan CV dan PT Depok

3. Membuat Surat Kuasa Khusus

Surat kuasa khusus ini digunakan untuk memberikan wewenang kepada notaris untuk melakukan pengurusan pengesahan akta pendirian PT ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

4. Mendaftarkan Akta Pendirian ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

Setelah membuat akta pendirian, langkah selanjutnya adalah mendaftarkan akta pendirian ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 2-3 minggu.

5. Mendapatkan Pengesahan Akta Pendirian dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

Setelah akta pendirian berhasil didaftarkan, selanjutnya adalah mendapatkan pengesahan akta pendirian dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

6. Mendaftarkan PT ke SABH

Setelah mendapatkan pengesahan akta pendirian, langkah terakhir adalah mendaftarkan PT ke SABH. Setelah proses pendaftaran selesai, Anda akan mendapatkan berkas resmi sebagai bukti bahwa PT yang Anda dirikan telah terdaftar.

Kesimpulan

Dalam pendirian PT, Anda harus memenuhi beberapa syarat dan melalui beberapa tahap. Pastikan Anda memahami prosedur pendirian PT sebelum memulai usaha. Dengan memahami prosedur pendirian PT, Anda dapat memastikan bahwa bisnis yang Anda jalankan memiliki dasar hukum yang kuat dan memenuhi semua persyaratan yang diperlukan.

Novita Elisabeth Wowor

My Name Novita Elisabeth Wowor, Lulusan Sarjana Hukum yang berkecimpung di dunia kenotariatan sejak 2019.