Persyaratan Pendirian PMA di Tangerang

Pendahuluan

Pendirian perusahaan asing di Indonesia memerlukan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing atau PMA. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang persyaratan pendirian PMA di Tangerang.

Badan Hukum

Persyaratan awal untuk mendirikan PMA di Tangerang adalah mendirikan badan hukum. Badan hukum yang paling umum digunakan dalam pendirian PMA adalah PT (Perseroan Terbatas). Untuk mendirikan PT, minimal harus ada dua orang pendiri atau pemegang saham.

Modal Dasar

Setelah mendirikan badan hukum, pemegang saham harus menetapkan modal dasar perusahaan. Modal dasar minimal untuk PMA adalah Rp10 miliar. Modal dasar ini akan dituangkan dalam akta pendirian perusahaan dan harus disetorkan penuh oleh pemegang saham.

Investasi

Selain modal dasar, PMA juga harus memiliki investasi minimal sebesar USD1 juta atau setara dengan Rp14 miliar. Investasi ini harus dibuktikan dengan dokumen yang sah, seperti rekening bank atau sertifikat deposito.

Izin Usaha

PMA di Tangerang harus memiliki izin usaha yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Izin usaha ini berlaku selama 30 tahun dan dapat diperpanjang sesuai dengan kebijakan pemerintah.

SIUP

PMA juga harus memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat. SIUP ini diperlukan untuk memperoleh izin usaha dan untuk memulai operasional perusahaan.

  Syarat Pendirian PT Depok

NPWP

Perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia juga harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). NPWP diperlukan untuk membayar pajak dan melapor kepada Direktorat Jenderal Pajak.

Surat Izin Tinggal Terbatas (SITTA)

Pemegang saham dan karyawan PMA juga harus memiliki Surat Izin Tinggal Terbatas (SITTA). SITTA ini dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi setempat dan berlaku selama 2 tahun.

Laporan Keuangan

PMA juga harus menyusun laporan keuangan yang akuntabel dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Laporan keuangan ini harus diserahkan kepada pihak-pihak terkait, seperti BKPM dan Direktorat Jenderal Pajak.

Karyawan Lokal

PMA di Tangerang juga harus mempekerjakan karyawan lokal minimal 10 orang. Karyawan lokal ini harus terdaftar di program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Perizinan Lingkungan

PMA juga harus memperoleh izin lingkungan dari Badan Lingkungan Hidup setempat. Izin lingkungan diperlukan untuk memastikan bahwa perusahaan tidak merusak lingkungan sekitar.

Kekayaan Intelektual

PMA juga harus memperoleh perlindungan kekayaan intelektual seperti hak paten, merek dagang dan hak cipta. Hal ini diperlukan untuk melindungi produk atau jasa yang dihasilkan oleh PMA dari tindakan pembajakan atau penggunaan ilegal oleh pihak lain.

Kesimpulan

Demikianlah beberapa persyaratan penting yang harus dipenuhi untuk pendirian PMA di Tangerang. Selain persyaratan di atas, PMA juga harus memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Dengan memenuhi persyaratan dan peraturan tersebut, PMA dapat beroperasi dengan aman dan lancar di Indonesia.

  Cara Pendirian Usaha di Tangerang
Novita Elisabeth Wowor

My Name Novita Elisabeth Wowor, Lulusan Sarjana Hukum yang berkecimpung di dunia kenotariatan sejak 2019.