Cara Mengurus Pembuatan PT Depok

Cara Mengurus Pembuatan PT Depok

Kenapa Harus Membuat PT?

PT (Perseroan Terbatas) adalah bentuk badan usaha yang paling banyak dipilih oleh para pengusaha karena memiliki keuntungan seperti memiliki badan hukum tersendiri, pemilik tidak bertanggung jawab secara pribadi atas utang perusahaan, dan mudahnya memperoleh modal dari investor. Oleh karena itu, banyak pengusaha yang memilih untuk membuat PT.

Langkah-Langkah Membuat PT di Depok

Berikut adalah langkah-langkah membuat PT di Depok:

1. Membuat akta notaris tentang pendirian PT

2. Membuat surat izin usaha perdagangan (SIUP) di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok

3. Membuat tanda daftar perusahaan (TDP) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Depok

4. Mendaftarkan badan usaha di Kementerian Hukum dan HAM RI

5. Mengurus Surat Izin Usaha Industri (SIUI) jika akan beroperasi di sektor industri

6. Mendaftarkan perusahaan di BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan

7. Mendaftarkan nomor pokok wajib pajak (NPWP) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP)

Persyaratan Membuat PT di Depok

Berikut adalah persyaratan membuat PT di Depok:

1. SIUP dan TDP

2. Akta pendirian notaris dan pernyataan keabsahan data pendirian PT dari notaris

3. Surat keterangan domisili perusahaan dari kelurahan atau kecamatan setempat

4. Pas foto pemegang saham dan direksi

5. Photocopy KTP pemegang saham dan direksi

  Syarat Membuat CV atau PT 2023

6. Tanda bukti setoran modal

Biaya Pembuatan PT di Depok

Biaya pembuatan PT di Depok bervariasi tergantung dari jasa pembuatan PT yang digunakan dan besarnya modal yang disetor. Secara garis besar, biaya pembuatan PT di Depok berkisar antara 5 juta hingga 10 juta rupiah.

Penutup

Itulah informasi lengkap tentang cara mengurus pembuatan PT di Depok. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas dan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan, pembuatan PT di Depok dapat dilakukan dengan mudah. Semoga informasi ini bermanfaat!

Novita Elisabeth Wowor

My Name Novita Elisabeth Wowor, Lulusan Sarjana Hukum yang berkecimpung di dunia kenotariatan sejak 2019.