Cara Membuat Akta Pendirian Usaha

Pendahuluan

Apakah Anda sedang berencana untuk mendirikan sebuah usaha? Jika iya, maka Anda harus membuat akta pendirian usaha terlebih dahulu. Akta pendirian usaha adalah dokumen resmi yang menyatakan bahwa usaha yang Anda dirikan telah terdaftar secara sah di badan hukum yang berwenang. Dalam artikel ini, kami akan membahas cara membuat akta pendirian usaha secara lengkap dan komprehensif.

Persiapan Sebelum Membuat Akta Pendirian Usaha

Sebelum membuat akta pendirian usaha, ada beberapa persiapan yang harus Anda lakukan terlebih dahulu. Pertama-tama, Anda harus menentukan jenis usaha yang akan didirikan. Apakah itu perusahaan perseorangan, CV, PT, atau jenis usaha lainnya. Setelah itu, Anda harus menentukan nama usaha yang akan didirikan dan pastikan bahwa nama tersebut belum digunakan oleh perusahaan lain.Setelah menentukan jenis dan nama usaha, Anda harus mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti KTP, NPWP, dan SIUP. Selain itu, Anda juga harus menyiapkan modal yang diperlukan untuk mendirikan usaha tersebut.

Membuat Akta Pendirian Usaha

Setelah semua persiapan selesai dilakukan, Anda dapat mulai membuat akta pendirian usaha. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyusun anggaran dasar usaha. Anggaran dasar usaha adalah dokumen resmi yang berisi aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan yang mengatur usaha yang Anda dirikan.Setelah menyusun anggaran dasar usaha, Anda harus mengajukan permohonan untuk mendapatkan nomor induk berusaha (NIB). NIB adalah nomor identifikasi usaha yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).Setelah mendapatkan NIB, Anda dapat membuat akta pendirian usaha di hadapan notaris. Notaris akan membantu Anda dalam membuat akta pendirian usaha dan memastikan bahwa semua persyaratan telah dipenuhi. Setelah akta pendirian usaha selesai dibuat, Anda harus mendaftarkan usaha Anda ke Kementerian Hukum dan HAM.

  Contoh Akta Pendirian CV Doc

Proses Pendaftaran Usaha

Setelah akta pendirian usaha selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah mendaftarkan usaha Anda ke Kementerian Hukum dan HAM. Proses pendaftaran usaha dapat dilakukan secara online melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH). Anda harus mengisi formulir pendaftaran usaha dan melampirkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti akta pendirian usaha dan surat izin usaha perdagangan (SIUP).Setelah proses pendaftaran selesai dilakukan, Anda akan mendapatkan tanda terdaftar (TD) yang menandakan bahwa usaha Anda telah terdaftar secara sah di badan hukum yang berwenang.

Kesimpulan

Membuat akta pendirian usaha memang memerlukan persiapan dan proses yang cukup panjang, namun hal ini sangat penting dilakukan untuk memastikan bahwa usaha yang Anda dirikan sah secara hukum. Dalam artikel ini, kami telah menjelaskan cara membuat akta pendirian usaha secara lengkap dan komprehensif. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang sedang merintis usaha baru.

Novita Elisabeth Wowor

My Name Novita Elisabeth Wowor, Lulusan Sarjana Hukum yang berkecimpung di dunia kenotariatan sejak 2019.