Biaya Pembuatan Akta Pendirian Usaha Bogor

Pendahuluan

Apakah Anda ingin memulai bisnis di Bogor? Salah satu hal yang harus Anda pikirkan adalah biaya pembuatan akta pendirian usaha. Biaya ini terdiri dari beberapa hal, seperti biaya notaris, biaya pengurusan dokumen, dan lain-lain. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara detail biaya pembuatan akta pendirian usaha di Bogor.

Biaya Notaris

Biaya notaris adalah biaya yang harus Anda bayarkan untuk membuat akta pendirian usaha. Biaya ini tergantung pada notaris yang Anda gunakan dan jumlah modal yang akan disetor. Biaya notaris di Bogor dapat berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta.

Biaya Pengurusan Dokumen

Selain biaya notaris, Anda juga harus membayar biaya pengurusan dokumen. Biaya ini termasuk biaya pengurusan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), TDP (Tanda Daftar Perusahaan), dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Biaya pengurusan dokumen di Bogor dapat berkisar antara Rp1 juta hingga Rp3 juta.

Biaya Pengesahan Akta Pendirian

Setelah akta pendirian usaha selesai dibuat, Anda harus mengajukan pengesahan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Biaya pengesahan ini tergantung pada jenis usaha yang Anda dirikan dan modal yang akan disetor. Biaya pengesahan akta pendirian di Bogor dapat berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta.

Biaya Lain-lain

Selain biaya notaris, biaya pengurusan dokumen, dan biaya pengesahan akta pendirian, ada beberapa biaya lain-lain yang harus Anda bayarkan, seperti biaya pengurusan izin lingkungan, pengurusan SITU (Surat Izin Tempat Usaha), dan lain-lain. Biaya ini dapat berkisar antara Rp1 juta hingga Rp3 juta.

  Contoh Akta PT Bogor

Kesimpulan

Jadi, itu dia biaya pembuatan akta pendirian usaha di Bogor. Ingatlah bahwa biaya ini dapat berbeda-beda tergantung pada jenis usaha yang Anda dirikan, modal yang akan disetor, dan jenis dokumen yang harus diurus. Pastikan Anda mempersiapkan dana yang cukup sebelum memulai bisnis di Bogor.

Novita Elisabeth Wowor

My Name Novita Elisabeth Wowor, Lulusan Sarjana Hukum yang berkecimpung di dunia kenotariatan sejak 2019.